Sebelumnya perkenalkan nama saya muhammad farhan sajid , seorang mahasiswa teknik informatika di salah satu kampus di Jepara tepatnya di Universitas Nahdlotul Ulama Jepara.
Content creator, hidup nya enak, kerjaan nya nyantai, banyak uang, sukses, begitu anggapan orang-orang seketika mendengar kata content creator, tapi tak seluruh orang beranggapan begitu, tetapi ada yang begitu, kenyataan nya? ya beginilah, pusing, ribet, pengen nyerah. Yang awal nya kita anggap mudah dan gampang ternyata setelah kita menjalani nya baru terasa. Begini ya susah nya.
Begitulah manusia, terkadang hanya mau semua serba instan, padahal di balik kata sukses itu ada pengorbanan dan perjuangan yang disebut proses. Proses yang di lalui kadang tak selalu mulus dan lancar, tentu ada saja hambatan,kesulitan yang dirasakan. Tidak ada orang yang sukses tanpa melalui sebuah proses, bukan begitu? Content creator terkenal sekarang ambil contoh Atta Halilitar seorang youtuber , subscriber nya sekarang tentu melewati proses yang panjang tidak bisa langsung sebegitu banyak nya.
Baiklah saya disini akan menceritakan sedikit kisah dan pengalaman saya menjadi content creator, sebelumnya saya bukan seorang cotent creator yang profesional . Pada masa pandemi saya mulai bosan dengan rebahan , saya berpikir dengan rebahan saya tidak bisa menghasilkan cuan . Mulai dari situlah saya memulai membuat konten dari kegabutan saya dirumah . Tidak lama kemudian channel Youtube saya mulai berkembang dan sayapun mulai bersemangat dalam membuat konten . Konten yang saya buat meliputi konten edukasi , vlog dan travelling.
Beberapa bulan kemudian saya mendapatkan sebuah pesan dari pihak youtube . Inti Pesan yang saya dapatkan adalah konten yang saya buat dilaporkan beberapa sekelompok orang karena konten menyesatkan . Setelah itu saya mengajukan banding ke pihak youtube dengan alasan yang jelas dan padat. Akan tetapi banding yang saya ajukan tidak diterima oleh pihak youtube. Darisitulah saya mulai down dan sempat beberapa bulan tidak membuat konten di youtube .
Ketika saya tidak membuat konten di youtube saya mulai membuka bisnis desain dan kado antik. setiap hari saya selalu mempromosikan produk desain dan kado antik saya di sebuah markeplace facebook. beberapa hari kemudian saya mendapat project dari seorang freelance skincare asal manado. saya sangat senang sekali mendapat sebuah project tersebut , karena merupakan client pertama dari bisnis saya. Selain membuaka bisnis desain dan kado antik , saya mulai membuat konten edukasi dan promosi melalui platform Instagram dan Tiktok.
Baiklah segitu aja pengalaman dan cerita saya tentang menjadi content creator, Terima kasih.